Latar Belakang Olympicad 2026
Kegiatan ini menjadi wadah untuk menggali potensi, meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik, serta menanamkan semangat sportivitas dan nilai-nilai moral yang luhur dalam setiap aktivitas belajar dan berkompetisi
Di era globalisasi yang penuh tantangan dan persaingan ini, pendidikan tidak hanya dituntut untuk mencetak peserta didik yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak mulia yang kuat. Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia telah lama berkomitmen terhadap pembangunan generasi bangsa yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam setiap aspek kehidupan.
Melalui penyelenggaraan Olimpiade Ahmad Dahlan VIII, diharapkan terbentuk iklim kompetisi yang sehat, kreatif, dan edukatif bagi siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menggali potensi, meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik, serta menanamkan semangat sportivitas dan nilai-nilai moral yang luhur dalam setiap aktivitas belajar dan berkompetisi.
Tema "Berprestasi dengan Akhlak Mulia, Berkarya untuk Indonesia Emas 2045" dipilih sebagai refleksi dari cita-cita pendidikan Muhammadiyah yang tidak hanya mengejar kecemerlangan prestasi, tetapi juga membentuk karakter pelajar yang santun, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Tema ini menjadi pengingat bahwa keunggulan sejati bukan hanya diukur dari skor atau medali, melainkan dari keutuhan pribadi yang berilmu, beriman, dan berakhlak.
Dengan semangat tersebut, olimpiade ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, mempererat silaturahmi antar sekolah Muhammadiyah, serta memperkuat komitmen bersama dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan zaman dengan prestasi yang gemilang dan akhlak yang terpuji.